Kembali
ke tempat ini...
Menikmati
tiap langkah kaki menyusuri jalan kita dulu
Mataku
berkelakar melihat sudut-sudut ruangan dimana kenangan dulu kita ciptakan
Perih
yang ku lihat kini..
Seharusnya
saat itu tak pernah terjadi...
Aku suka caramu mengulurkan tanganmu
Merengkuh jemariku dengan lembut dan
menggenggamnya erat
Sesekali kau dekatkan genggaman
tangan kita dekat dengan hatimu
Perih yang ku lihat kini...
Yang tersisa hanyalah sidik jarimu
diruas-ruas jemariku
Aku
suka caramu menghapus air mataku
Kau
kecup kedua mataku, mengusapnya dengan lembutnya jemarimu seraya tersenyum
Senyumanmu
itu menyejukan hatiku
Membuat
segala kekhawatiran sirna seketika
Namun
perih yang ku lihat kini..
Tak
ada lagi yg menyeka air mataku
ketika
air mata ini mulai mengalir deras dari sudut indah mataku
Aku suka caramu memelukku
Kau sering berbisik ditelingaku “aku
takut kehilanganmu”
Jawabku akan selalu sama sepertimu
“aku juga takut kehilanganmu”
Tapi perih yang ku lihat kini...
Saat ku biarkan diri ini dingin tak
ada yang memelukku erat seperti kamu
Keraguan
sering datang menghampiri
Kemanakah
kita akan melangkah nanti??
Kita
hanya duduk terdiam, tak pernah ada emosi..
Kita
saling takut kehilangan tapi tak ada tindakan pasti
Dalam
diam itulah kita saling merengkuh dalam do’a
“Semoga
Tuhan selalu mempersatukan kita...”
Dan
kita menunggu tangan Tuhan bekerja
Amiiinn......
Oleh : Eis Shafitri Mustika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar