Catatan Domba Betina: Laki-laki ku :)

Minggu, 31 Maret 2013

Laki-laki ku :)


Aku memiliki seorang kekasih, Ia sudah menemaniku kurang lebih 1 tahun. Bagiku Ia lelaki yang sempurna, Ia sangat dewasa, setia, bertangung jawab dan sangat menghormatiku sebagai wanita.
Aku bekerja sebagai kepala bagian di salah satu perusahaan benefit di wilayah Bandung, hobi ku adalah menulis dan menjadi penulis adalah pekerjaan sampinganku. Aku suka menulis untuk novel atau hanya sekedar menuangkannya di blog.
Kekasihku adalah seorang manager keuangan di perusahaan besar di kota yang sama Bandung, Ia mempunyai hobi melukis namun menjadi pelukis bukan pekerjaan sampingannya beda dengan diriku. Ia sangat-sangat mencintaiku, ia kerap kali memberikan kejutan-kejutan romantis yang diidamkan para wanita lainnya. Kejutan paling romantis yang Ia berikan adalah pada saat hari ulang tahunku yang ke-24, Ia memberikanku kejutan diluar dugaanku ia membuka sebuah taman bacaan untuk anak-anak untuk diriku, itu salah satu mimpiku membuka taman bacaan dan kini ia wujudkan di hari bahagiaku. Aku memeluknya erat...

Aku begitu menyayanginya ia menghormati pekerjaanku, menghormati imajinasi-imajinasiku dan ia sangat menghormatiku sebagai wanita. Aku sangat menjaga budaya ketimuranku dan ia sangat menghargai itu. Ia tak berani menyentuhku sampai ke luar batas, Ia juga tak pernah meminta melakukan suatu hubungan yang seharusnya dilakukan setelah pernikahan terjadi. Karena itulah aku sangat menyayanginya dan berusaha menjaga cintanya, begitupun dia.

Hingga suatu malam tak pernah ku duga ia memelukku dari belakang, mencium keningku perlahan hingga ia kecup lembut bibirku, ia menanggalkan pakaianku dan setelahnya tak ku sadar apa yang telah terjadi. Yang aku rasakan hanya hembusan nafasnya yang begitu dekat dan aroma tubuhnya yang khas. Hingga pagi datang pancaran sinar mentari masuk ke kamar melalui celah-celah jendela, aku berusaha membuka mataku perlahan dan betapa terkejutnya aku ketika ku dapati kekasihku berada disampingku saat aku membuka mata di pagi hari, ia mengusap kepalaku dengan lembutnya. “apa aku telah merusak prinsip ketimuranku?” pikirku. Namun ternyata aku salah aku dan kekasihku telah meresmikan hubungan melalui ikatan resmi yaitu pernikahan tepat dihari anniversary kami. Inilah pagi pertama ku bersamanya membuka mata dan ia menyapaku dengan memberikan satu tangkai mawar putih “selamat pagi sayang...” katanya sambil mengecup keningku dengan tulusnya. Aku harap ini menjadi selamanya hingga aku tak mampu lagi membuka mata....


by. @eishafitri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar