Suara lagu itu mengalun sendu,
suaranya tak begitu jelas terdengar. Aku dan kamu saling bertatapan dekat
sekali. Hembusan nafasmu begitu terasa, kedipan matamu begitu jelas terlihat,
malam memang begitu gelap pekat namun aku dapat melihat wajahmu dengan begitu
jelas, melihat tiap lekukan indah diwajahmu. Kita terbaring diatas rumput hijau
mirip sekali seperti adegan di film Twilight Saga, film favorit kita. Kamu
mengelus lembut rambutku lalu memegang lembut kedua pipiku, mataku dan matamu
bertemu. Aku melihat sosokku di bola matamu. Mataku terpejam saat kamu mulai
mendekat dan mengucapkan kata-kata dengan lembut..
“terlalu bodoh untuk diriku menahan
berat jutaan rindu, apalagi menahan egoku. Maafkanlah sikapku, lupakanlah salahku,
luapkanlah kepadaku. Tak akan ku biarkan kau menangis, tak akan ku biarkan kau
terkikis terluka perasaan oleh semua ucapanku. Maafkanlah semua sifatku, bukan
maksudku tuk melukaimu.. Aku hanyalah orang yg penuh rasa cemburu..”
Aku dengar tiap kata yang kau ucap
hingga kamu mulai mengikuti suara lagu itu dan mulai bernyanyi untukku. Tak
terasa aku menitikan air mata saat mataku masih terpejam.. Bila kau tak
disampingku mengalun sendu ditelinga kita...
15 April 2013
- Eis Safitri Mustika-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar