Catatan Domba Betina: Adiknya Pacar

Sabtu, 27 April 2013

Adiknya Pacar


“aku mau ajak kamu ke rumah, mau ada acara ngumpul sama kakak, pacarnya kakak, sama adikku..”
“iyaa..”
“kok jawabnya gak semangat gitu?”
“gapapa kok ay..”
“takut ya??”
“sedikit, takut mereka gimana gitu sama aku.”
“tenang.. kan ada aku.”
Sampai di rumah pacar.
“halo semua.. kenalin ini pacar gue!” kata dia setengah berteriak
“halo semua...” kataku sedikit gugup namun masih bisa tersenyum manis
“oh, ini cewek yang sering lo ceritain?” kata kakaknya sambil mengulurkan tangan..
“salam kenal ka..” kataku lembut
“kenalin ini cewek gue..” kata kakaknya menggunakan bahasa informal denganku. Aku saling berjabat tangan dengan mereka.
“sayang, ini adikku..”kata dia mengenalkan seorang gadis remaja
“hai..” kataku sambil mengulurkan tangan dan tersenyum, namun senyumku tak dibalasnya
“pacar gue jago masak loh!” kata dia berseru seperti memberi pengumuman
“wah, serius? Makan enak dong sekarang kita...” kata kakaknya menimpali
“gak jago-jago banget ka.. suka berlebihan ah dia mah.” Ucapku sambil mencubit perut pacarku
“pokoknya gue mau nyobain masakan kamu, gue sama pacar gue tunggu di teras depan ya..” kakaknya ngeloyor pergi bersama pacarnya ke teras depan
Aku, pacarku dan adiknya yang amat sangat dingin itu di dapur memasak satu hidangan untuk kami makan bersama. Adiknya memang tak banyak membantu hanya duduk dan memperhatikan gerak gerikku dengan tatapan dinginnya. ‘ini adikknya seperti tak menerima keberadaan gue disini’ pikirku saat itu
Pacarku selalu disampingku menemani ku, dia banyak membantu. Sesekali dia berbicara pada adiknya dan aku juga terkadang sedikit menimpali.
“emang kamu sekolah dimana?” kataku mencoba mencairkan suasana hati sang adik
“SMAN 27” singkat
“grade berapa kamu?”
“2” makin singkat
“oh, disana ada eksul apa aja? Suka berkegiatan gak??”
“apa?”
“disana ada eksul apa aja?” aku mengulangi pertanyaanku
“apa sih?”
“ada eksul apa aja?” aku dengan sabar mengulanginya lagi
“hah?? Apa?? Hah?? Gak denger??” wah, ini sih aku dikerjain adiknya..
“eksul.” Kataku semakin singkat
“oh, eksul.. ada basket, saman, KIR, banyak deh.” Jawabnya cuek, aku tau pacarku memberi tatapan marah pada adiknya, adiknya langsung beranjak dari dapur. Pacarku mengelus lembut tanganku.. “sabar sayang dia memang seperti itu kalo sama orang baru” katanya sambil tersenyum...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar