Ahmad Sakha itulah nama lengkapmu. Namun, kamu sering dipanggil "Ebi". Aku pernah bertanya kenapa Ebi? Kenapa jauh sekali panggilan pendek itu dari nama aslimu? Kamu hanya bilang bahwa Ebi adalah panggilan sayang sejak kecil. Kamu lahir di Jakarta, usiamu dua tahun lebih muda dari usiaku, tapi kamu selalu lebih dewasa dari aku. Kamu anak pertama dari dua bersaudara. Ibu-mu berasal dari Jawa Tengah dan Ayahmu asli orang Jakarta. Kamu memiliki mata yang sipit, padahal kamu bukan keturunan cina atau korea. Hehehe. Mata yang yang hilang ketika kamu tertawa. Aku suka mendengar suara tawamu, aku suka dada bidangmu, aku suka kamu selalu terlihat rapi, aku suka melihatmu mengenakan jam tangan hitam di lengan kirimu, aku suka melihat rambutmu yang rapi, aku suka ketika kamu banyak berbicara di-chat karena kamu itu termasuk orang yang malas bercerita melalui chat. Aku suka ternyata kamu suka membaca, aku suka karena kamu penggila olah raga, aku suka kamu itu tipe pekerja keras, aku suka kamu itu tipe pemikir, aku suka kamu itu cerdas. Aku suka kamu.
Sejak aku disatukan di dalam grup yang sama denganmu komunikasi kita menjadi intens, obrolan apa saja mengalir begitu mudahnya. Dari urusan persiapan naik gunung, kuliah, musik, olah raga dan lainnya terasa begitu mudah nyambung berbicara apa saja. Akhir tahun 2015 ini ada satu game yang sedang naik daun yaitu Duel Otak. Game yang berisi pertanyaan-pertanyaan seputar ilmu pengetahuan. Kita saling menantang dan saling mengejek jika salah menjawab. Dalam game tersebut terdapat menu chat, di mana pemain bisa saling chat. Lucunya saat itu aku ditantang olehmu untuk menjawab pertanyaan seputar olah raga, namun aku salah menjawab. Kamu itu laki-laki yang gila olah raga menurutku, bagimu kesehatan itu adalah investasi masa depan yang penting. Kamu juga bukan seorang perokok. Ah, aku suka sekali laki-laki yang menyukai olah raga dan mejadi nilai plus karena bukan seorang perokok.
Karena aku salah menjawab pertanyaan nama otot, aku diejek olehmu. Kamu giat fitness jadi kamu tahu betul nama-nama otot.
"Trisep itu lengan ya. Bukan paha." Kamu chat-ku di game itu
"Iya, kok gue jawab paha yaa. Haha"
"Untung gue fitness."
"Cieee fitness. Hati-hati 'belok', Bi. hahaha." Aku meledek
"Gue masih suka lu kooo."
"Kirain belok gara-gara fitness."
"Gak koo."
Aku seketika freeze saat kamu bilang "masih suka lu ko." . Katanya permepuan itu memiliki kepekaan. Perempuan bisa dengan sadar kalau ada laki-laki yang berusaha mendekatinya, begitu pula denganku. Entah aku yang GR atau apa tapi aku merasa kamu sudah mulai flirting padaku.
Komunikasi kita begitu lancar bahkan tak pernah putus setiap harinya, akan selalu ada saja yang dibicarakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar