Proses pindah hati juga seperti pindah rumah. Terkadang kita masih membandingkan siapapun yang kita temui dengan mantan pacar.
Ketika kenalan sama seeorang, kita membandingkan dengan kebiasaan mantan pacar kita. Membandingkan secara sadar atau tidak, cara mereka berjalan, berbicara bahkan hal-hal kecil lainnya. Seperti orang yang masih kejebak di dalam masa lalu, orang yang lebih baru pasti kalah dari mantan pacar kita yang sudah lama itu. Ini mungkin alasan kenapa gue susah banget untuk menemukan yang baru. Karena perjuangan untuk move on adalah perjuangan untuk melupakan.
Waktu mungkin obat paling baik untuk semua luka.
Orang terbaik buat gue itu seperti sebuah rumah yang sempurna. Sesuatu yang bisa melindungi kita dari gelap, hujan dan menawarkan kenyamanan.
Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti.
Akhirnya melakukan perpindahan ke tempat baru membuat gue dihantui rasa cemas. Apakah sama enaknya? Apakah sama menyenangkannya? Apakah akan lebih baik?
Padahal untuk melakukan pencapaian lebih, gue gak bisa hanya bertahan di tempat yang sama.
Tidak ada kehidupan yang lebih baik yang didapatkan tanpa melakukan perpindahan.
Mau tak mau kita harus seperti ikan salmon. Tidak takut pindah dan berani berjuang untuk mewujudkan harapan. Bahkan rela mati ditengah jalan demi mendapatkan apa yang diinginkannya.
Ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik gue hanya perlu berani pindah.
Kita gak bisa melawan waktu. Semuanya pasti berubah.
Gue hanya perlu mencari kebahagiaan-kebahagiaan kecil dari semua perpindahan ini.
-Manusia Setengah Salmon-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar